Sabtu, 01 September 2012

BANYAK YANG KELUAR KERJA DAN LALU JUALAN KENTANG ULIR


KEUNTUNGANNYA MENJANJIKAN. SATU KENTANG LAKU 8-10 RIBU. LAKU SATU SUDAH BISA BELI SEKILO LAGI.... mODAL SEKILO (ISI 5-6) HANYA 7000-8000 DIPASARAN. 

CUKUP MANFAATKAN HARI LIBUR UNTUK BERJUALAN KENTANG ULIR. RASAKAN MANFAATNYA. GAJI SEBULAN (25 HARI KERJA) PASTI KALAH HANYA DENGAN 4 JAM SEMINGGU, 16 JAM SEBULAN KERJA JUALAN KENTYANG ULIR.


UKURAN PENGGORENGAN (KAPASITAS PRODUKSI) SANGAT BERPENGARUH PADA OMSET YANG AKAN DIDAPAT.



PILIH LOKASI JUALAN YANG TEPAT. BUTUH WAKTU UJICOBA UNTUK MEMASTIKANNYA.


Tanpa terasa, sampai detik ini sdh lebih dari 200 unit (setiap minggu bertambah rata-rata 5-10 unit) yang menggunakan pisau ulir buatan saya. Secara rutin saya sering berkomunikasi dengan para klien. Kalau sempat, saya kunjungi kelokasi jualannya. Sekedar ngobrol atau sekalian service pisau ulirnya.

Alhamdullilah, sangat jarang saya dapatkan klient yang usaha Kentang Ulirnya tidak berjalan. Kalau pun ada, dikarenakan faktor tenaga kerjanya saja. Memang soal tenaga kerja ini menjadi masalah yang penuh misteri (susah-susah gampang).

Tidak sedikit dari para klien yang ternyata keluar kerja dari tempatnya bekerja sebelumnya. Komentar mereka, hanya dengan jualan di hari minggu saja, hasilnya selama sebulan sudah mengalahkan gaji mereka. Tidak heran kalau mereka putuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan menekuni usaha ini.

ANALISA USAHA;
1. Produk yang unik dan masih jarang di Indonesia.
2. Modal relatif kecil dan balik modalnya cepat.
3. Harga jualnya masih "gelap" (belum ada patokan harga jual).
4. Peminatnya banyak.
5. Cukup memanfaatkan hari libur untuk jualannya.
6. Masih banyak peluang pasarnya di daerah-daerah.
7. Sekmen pasarnya semua lapisan masyarakat.
8. Dll

Usaha ini saya teliti/riset sejak tahun 2010. Dan ternyata memang sangat besar dampaknya untuk memajukan kesejahteraan seseorang (harus berusaha tentunya).

ALHAMDULLILAH... PARA KLIEN MENDAPATKAN MANFAAT YANG SANGAT BERARTI BAGI KEMAJUAN DIRINYA DAN JUGA UMAT.

INSYA ALLAH JANGAN SAMPAI ADA PIHAK-PIHAK YANG MEMONOPOLI USAHA YANG UNIK INI BAGI KEMAJUAN UMAT MANUSIA DIBUMI PERTIWI YANG KIAN HARI KIAN 'MEMANAS".